PEMBUATAN BATA SECARA MANUAL DAN MESIN

 

Pengetahuan-pengetahuan mahasiswa mengenai Ilmu Bahan Bangunan pada zaman canggih ini sudah paling menipis dampak adanya pertumbuhan dan peradaban tekhnologi.Hal ini mempertsulit mahasiswa Fakultas Teknik khususnya pada jurusan Pendidikan Teknik Bangunan guna mempelajari dan mengetahui bahan-bahan latihan penting mengenai Ilmu Bahan Bangunan di bangku perkuliahan,terutama pengetahuan mengenai “Jual bata merah di jakarta”.

Padahal anda ketahui bahwa ilmu bahan bangunan adalahmata kuliah penunjang dalam Pendidikan Teknik Bangunan.Oleh klarena itu, latihan tentang ilmu bahjan bangunan tidak hanya berguna untuk para Mahasiswa yang sedang mempelajari ilmu kiat bangunan,akan namun top[ik-top[ik yang bakal disajikan dilaporan ini bisa pula dipakai untuk semua pelaku bisnis yang hendak mengetahui mengenai bata lebih lanjut lagi.

Jenis batu bata dipisahkan Karen adanya perbedaan ukuran yang terlihat pada ukuran tiap-tiapm jenis bata di atas.Dan ukuran bata yang masih basah atau mentah dan bata yang sudah jadi atau telah merasakan proses pengeringan dan pembakarandapat dipisahkan dari penjelasan di atas.

Hal tersebut di sebabkan sebab bata yang masih basah akan merasakan penyusutan pada ketika proses pengeringan atau setelah merasakan proses pengeringan.

Ukuran bata bakal lebih mengecil dari ukuran semula.

  • Pembuatan Bata Menggunakan Mesin

Pengolahan Tanah (pencetakan)

1.Hidupkan mesin bata terlebih dahulu

2.Sediakan tanah-tanah yang bakal dicampurkan , yakni tanah liat dan tanah abu dengan

Perbandingan jenis tanah 3:1

Masukkan secara hati-hati ke dalam mesin pengolah ( mesin penggiling tanah )tersebut.

3.Kemudian masukkan air secukupnya ke dalam mesin pengolah(mesin penggiling tanah)

tersebut.

4.Setelah sejumlah menit berproses,tanah yang telah diubah dan lumat tersebut akan terbit oto

matis dari mulut mesin ke mesin terakhir,yaitu lokasi pencetakan bata.

5.Setelah tanah lumat terbit dari celah (lubang mesin),gerakkan batang pencetak ke bela

Kang(penarik mesinnya).Maka bata yang masih basah itupun tercetak dan terpotong,

Hingga siap guna dikeringkan.

Mesin pengolah dan pencetak bata tampak laksana gamnbar berikut:

Pengeringan Bata

  1. Pilihlah lokasi strategis untuk mengerjakan pengeringan bata. Usahakan tidak boleh berada ditempat yang terlalu terpapar terik sinar matahari.
  2. Gunakan gubuk sebagai peneduh,agar bata terhindar dari hujan.
  3. Susunlah bata yang sudah tercetak tadi secara terpisah ,tampak laksana gambar di bawah!
  4. Pengeringan batu bata yang basah memerlukan waktu 1 minggu.

Pembakaran Bata

  1. Masukkan bata ke lokasi pembakaran,untuk bata ukuran sedang lokasi pembakaran melulu muat guna 50.000 bata.Untuk bata ukuran jumbo 45.000 bata dan guna bata tempe mempunyai kapasitas 55.000-60.000 bata.
  2. Kemudian tumpukan tangkos(jajangan sawit) atau dapat juga digantikan dengan gabah padi ke perapian pembakaran.Kemudian lakukanlah proses pembakaran dengan menghanguskan jajangan yang sudah di tumpuk,dan yang telah ditaruh tadi.
  3. Jika api yang dipakai untuk pembakaran lumayan besar,maka pembakaran bata bisa terselesaikan sekitar 5 hari. Namun bilamana dalam suasana sedang,biasanya pembakaran 7-8 hari.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *